← Kembali

Kebijakan Privasi

Berlaku untuk aplikasi QR Order. Terakhir diperbarui 26 Agustus 2026.

Ringkasnya

Kami menyimpan data yang diperlukan untuk menjalankan sistem kasir restoran Anda: akun pemilik dan karyawan, menu, dan pesanan. Pelanggan yang memindai QR tidak perlu membuat akun — kami tidak meminta nama, email, atau nomor telepon mereka. Kami tidak menjual data siapa pun, dan tidak memakainya untuk iklan.

1. Siapa kami

QR Order dijalankan oleh [NAMA LENGKAP PEMILIK]. Untuk pertanyaan apa pun tentang data Anda, hubungi johnlimansantoso11@gmail.com.

Restoran yang memakai QR Order adalah pengendali data atas data karyawan dan operasional mereka; kami memprosesnya atas nama restoran tersebut.

2. Data yang kami kumpulkan

a. Akun pemilik restoran

Nama restoran, alamat email, nomor WhatsApp, dan kata sandi. Kata sandi tidak pernah kami simpan dalam bentuk teks biasa — pengelolaannya ditangani oleh layanan autentikasi Supabase.

b. Akun karyawan

Nama tampilan, ID karyawan, peran/hak akses, dan PIN 6 digit. PIN disimpan sebagai hash bcrypt, dihitung di sisi server — kami tidak dapat membacanya kembali, dan PIN tidak pernah berfungsi sebagai kata sandi login.

c. Absensi dan foto

Saat karyawan melakukan absen masuk atau keluar, sistem menyimpan waktu kejadian dan satu foto selfie sebagai bukti kehadiran. Lihat bagian 4 — foto diperlakukan berbeda dari data lain.

d. Data operasional restoran

Menu, harga, kategori, meja, pesanan beserta catatan, metode pembayaran, dan riwayat shift kasir.

e. Pelanggan (pemindai QR)

Tidak ada akun dan tidak ada data pribadi. Pesanan disimpan tanpa identitas pemesan — hanya nomor meja, isi pesanan, dan catatan yang pelanggan tulis sendiri. Mohon jangan menuliskan data pribadi pada kolom catatan pesanan.

f. Masuk dengan Google (opsional)

Jika Anda memilih masuk dengan Google, kami menerima nama, alamat email, dan foto profil dari akun Google Anda — hanya untuk membuat dan mengenali akun Anda. Kami tidak meminta akses ke Gmail, Drive, Kontak, atau layanan Google lainnya.

3. Untuk apa data dipakai

Menjalankan pemesanan, kasir, dapur, laporan penjualan, dan absensi; menampilkan menu kepada pelanggan; memproses pembayaran; serta menghubungi Anda soal layanan dan tagihan (biasanya lewat WhatsApp). Kami tidak memakai data Anda untuk iklan dan tidak menjualnya kepada siapa pun.

4. Foto absensi — perlakuan khusus

Foto absensi adalah data pribadi karyawan, sehingga ditangani lebih ketat dari data lain:

  • Disimpan di penyimpanan privat, bukan publik. Tidak ada URL yang bisa dibuka orang luar.
  • Hanya pemilik restoran yang bersangkutan yang dapat melihatnya, lewat tautan bertanda waktu yang kedaluwarsa dalam hitungan menit.
  • Dihapus otomatis setelah 90 hari. Catatan jam masuk dan keluar tetap disimpan sebagai riwayat kehadiran, tetapi fotonya hilang permanen.
  • Foto dikecilkan di perangkat sebelum dikirim, dan tidak dipakai untuk tujuan lain.

5. Pembayaran

Pembayaran online diproses oleh Xendit. Data kartu, PIN, dan kredensial pembayaran ditangani sepenuhnya oleh Xendit — kami tidak pernah menerima atau menyimpan nomor kartu. Yang kami simpan hanya status pembayaran, kanal yang dipakai, jumlah, dan nomor referensi transaksi.

6. Pihak ketiga yang kami gunakan

Kami memakai penyedia berikut untuk menjalankan layanan:

  • Supabase — basis data, autentikasi, dan penyimpanan berkas.
  • Vercel — hosting aplikasi.
  • Xendit — pemrosesan pembayaran.
  • Cloudflare Turnstile — pemeriksaan keamanan pada formulir masuk dan daftar.
  • Google — hanya jika Anda memilih masuk dengan Google.

Data dapat tersimpan di server di luar Indonesia karena penyedia di atas beroperasi secara global.

7. Keamanan

Setiap restoran terisolasi di tingkat basis data: aturan keamanan baris memastikan satu restoran tidak dapat membaca data restoran lain. Data dienkripsi saat dikirim (HTTPS). PIN karyawan disimpan sebagai hash. Akses ke laporan keuangan, harga modal, dan data karyawan dibatasi pada pemilik atau akun yang secara khusus diberi hak oleh pemilik.

Tidak ada sistem yang sepenuhnya bebas risiko. Jika terjadi kebocoran data yang berdampak pada Anda, kami akan memberi tahu Anda.

8. Berapa lama data disimpan

  • Foto absensi: 90 hari, lalu dihapus otomatis.
  • Data akun, menu, pesanan, dan laporan: selama akun Anda aktif — riwayat penjualan memang harus tersimpan agar laporan tahun sebelumnya tetap benar.
  • Setelah Anda berhenti memakai layanan: hubungi kami dan data restoran Anda akan dihapus.

9. Hak Anda

Sesuai UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, Anda berhak meminta akses, perbaikan, atau penghapusan data pribadi Anda, serta menarik persetujuan. Sebagian besar data dapat Anda ubah sendiri lewat dasbor. Untuk permintaan lainnya, hubungi johnlimansantoso11@gmail.com. Karyawan restoran dapat mengajukan permintaan melalui pemilik restoran tempatnya bekerja, atau langsung kepada kami.

10. Anak-anak

Layanan ini ditujukan untuk pelaku usaha dan karyawannya, bukan untuk anak-anak, dan kami tidak dengan sengaja mengumpulkan data anak.

11. Perubahan kebijakan

Jika kebijakan ini berubah, tanggal di bagian atas halaman ikut diperbarui. Perubahan yang berdampak besar akan kami sampaikan langsung kepada pemilik restoran.

Pertanyaan tentang kebijakan ini? johnlimansantoso11@gmail.com